Usaha sampingan saat pandemi

Masih Menjadi Tren, Ketahui Mengenai Ideas Merangkai Bunga Plastik!

Butuh pengiriman Bunga untuk dekorasi pernikahan atau ulang tahun? Pilih jenis mobil Pick up atau Mobil Box kami melalui aplikasi Deliveree. Kita harus menyadari bahwa pattern pemakaian bunga dan tanaman hias selalu berubah setiap waktu sehingga produsen harus mengetahui jenis bunga atau tanaman hias yang dikehendaki pasar. Apabila dulu orang senantiasa memakai anggrek dan bunga lokal seperti gladiol, sedap malam dan dahlia, maka setelah munculnya bunga-bunga potong sub tropis perilaku konsumen mulai berubah. Kebutuhan akan bunga atau rangkaian bunga pun beragam seperti dekorasi rumah, pernikahan, hadiah untuk orang terdekat, hingga ucapan selamat dan bela sungkawa.

Belakangan, pesanan hand bouqet ini terus bertambah karena permintaan yang banyak bahkan hingga ke pulau Jawa. Melihat peluang yang sangat bagus, Fitri semakin yakin mengembangkan usahanya dengan memakai nama “Fee Rainbow” beralamatkan di Simpang 4 Arizona, Kota Jambi. Deliveree menyediakan jasa pengiriman barang murah yang praktis dan dapat diakses melalui aplikasi di handphone ataupun webapp.

Didatanginya kios-kios perangkai bunga di Kauman dan dilihatnya proses pembuatan itu dari jauh. Hingga suatu saat dia bertanya langsung pada si pemilik usaha dan dia mengajukan usulan kerja sama. Tak mudah bagi Haryono untuk merintasi bisnis rangkaian bunganya yang akhirnya bertahan hingga hari ini. Usai keluar dari pekerjaannya sebagai sales, dia mulai mencari-cari usaha apa yang cocok untuk dilakukannya. Suatu hari dia pun memutuskan untuk menjalani bisnis yang masih ada kaitannya dengan hobi menggambarnya. Hobinya itu bukan dituangkan di atas kertas, melainkan ke dalam rangkaian bunga.

Usaha merangkai bunga

Selain itu, diperlukan juga strategi untuk menarik pelanggan agar membeli rangkaian bunga yang dijual. Sebagai promosi awal, berikut beberapa strategi yang dapat dilakukan. Jika modalnya terbatas, dapat juga menggunakan media sosial seperti Instagram.

Kreasi bunga plastik ini muncul ketika para konsumen mulai mengeluhkan biaya yang harus mereka keluarkan untuk membeli bunga asli yang hanya tahan untuk beberapa hari saja. Sedangkan pemain lain, Sevika Ranita Dewi asal Semarang, menyasar pasar kawula muda dan keluarga yang kerap memberi bunga imitasi saat perayaan ulang tahun atau acara yang lain. Ia membanderol buket hasil karyanya mulai dari Rp 35.000 hingga ratusan ribu rupiah, tergantung dari model dan jumlah bunga yang diminta konsumen.